Hotline 0823 1060 7878
Lacak Pesanan Registrasi Member ID 🇮🇩
Home Search
Cart
Account Chat

Kelebihan dan Kekurangan Bata Ringan, Ketahui Agar Tidak Salah Pilih

04 October 2025

DEPOSSBANGUNAN - Bata ringan semakin populer dipakai untuk pembangunan rumah maupun gedung. Banyak orang bertanya-tanya apa sih kelebihan dan kekurangannya dibanding bata merah.

Dengan mengenali kedua sisi dari material ini, kamu bisa lebih bijak memilih bahan bangunan sesuai kebutuhan, budget, serta hasil yang diinginkan.
Mari kita bahas secara singkat tapi jelas agar kamu bisa mempertimbangkan dengan tepat sebelum memutuskan untuk menggunakan batar ringan.

Salah satu keunggulan utama bata ringan adalah bobotnya yang jauh lebih ringan dibanding bata merah. Ukurannya juga lebih besar, presisi, dan mudah dipasang sehingga mempercepat proses pembangunan. Tukang jadi lebih efisien dalam bekerja karena dinding bisa cepat berdiri.

Dengan karakteristik ini, pembangunan rumah atau gedung tidak hanya lebih praktis, tetapi juga lebih hemat tenaga kerja serta lebih menghemat waktu pengerjaan secara keseluruhan. Bata ringan memiliki pori-pori yang membuatnya memiliki kemampuan insulasi panas dan suara lebih baik. Rumah yang menggunakan bata ringan biasanya terasa lebih sejuk meski cuaca sedang panas.

Selain itu, dindingnya juga dapat membantu meredam suara dari luar sehingga suasana di dalam ruangan terasa lebih tenang. Inilah yang membuat bata ringan sering jadi pilihan untuk rumah modern yang mengutamakan kenyamanan.

Permukaan bata ringan cenderung rata dan halus sehingga membutuhkan lebih sedikit plester dan acian dibanding bata merah. Hasil akhirnya terlihat rapi, minim ritak rambut, dan lebih mudah untuk tahap finishing. Baik itu pengecatan, pemasangan keramik, atau wallpaper. Keunggulan ini membuat dinding tampak lebih bersih serta menghemat biaya finishing. Jadi, selain efisien, penggunaan batar ringan juga memberi nilai estetika yang lebih baik.

Meski punya banyak kelebihan, bata ringan juga memiliki beberapa kekurangan. Harga per unitnya relatif lebih mahal dibanding bata merah. Selain itu, bata ringan membutuhkan perekat khusus seperti mortar instan agar hasilnya maksimal. Pemasangannya juga harus sesuai standar karena jika tidak tepat, kekuatannya bisa berkurang.

Kekurangan ini perlu dipertimbangkan sejak awal, terutama bagi yang ingin menekan biaya pembangunan, namun tetap menginginkan kualitas terbaik. Bata merah sudah digunakan sejak lama. Harganya lebih murah dan dikenal kuat. Namun, proses pemasangannya lebih lama karena ukurannya kecil dan hasil dinding sering kurang rata.

Sebaliknya, bata ringan lebih cepat dipasang presisi, dan hasilnya rapi meski biaya awal lebih tinggi. Jadi, pemilihan antara keduanya tergantung kebutuhan. Kalau kamu mencari bahan bangunan yang praktis, cepat dipasang, hasil rapi, dan tahan lama, bataringan adalah pilihan yang tepat.